Tuesday, October 6, 2015

#BogorLeisureProject Case No. A1

Tempat pertama yang saya tuju adalah Café Two Stories. Saat pertama kali masuk ke café ini, saya melihat sebuah keluarga kecil sedang berbincang-bincang sambil menikmati minumannya. Tanpa pikir panjang, saya pun langsung meminta izin untuk mewawancarai sang kepala keluarga untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Bogor di waktu luangnya.




Nama: Herry Panca

Umur: 50 tahun

Status: Menikah

Pekerjaan: Karyawan Swasta

Pak Herry menyatakan bahwa kegiatan yang ia lakukan pada waktu luang adalah sebagai berikut,
“ya biasanya sama anak-anak, istri. Paling ke mall, café, renang, atau ya outbound. Tapi kalo bapaknya sih senengnya ke café yang ada live musicnya.”

Ketika saya menanyakan alasan kenapa ia memilih untuk melakukan aktivitas tersebut, berikut jawaban dari Pak Herry, 
“kalo outbound renang itu kan anak saya yang seneng… kalo ke café saya seneng yang ada live musicnya… soalnya saya emang seneng music.”

Saya pun menanyakan alasan Pak Herry memilih untuk menghabiskan waktu luangnya di Two Stories Café, beripun tanggapan beliau  
“Ini pertama kali karena saya… Lemongrass udah. Umumnya kalo ada yang baru itu kita coba-cobain.” disini terlihat bahwa Pak Herry senang untuk berkunjung ke tempat-tempat yang baru (dalam hal ini café atau restoran).

Hal yang membuat Pak Herry tertarik (pull factors) untuk mencoba Two Stories Café adalah karena tempatnya yang ‘oke’ ketika terlihat dari luar. Ketika saya tanya lebih lanjut mengenai ‘oke’ yang dimaksud dari Pak Herry adalah design eksterior dan interiornya yang nampak bagus dari luar.

Tetapi setelah berkunjung ke Two Stories Café, ia mulai membandingkan dengan café ini dengan Lemongrass Resto. 
“Suasananya (Lemongrass) lebih bagus dari ini. Suasananya natural, saya suka hal yang sifatnya natural.”


Sekian interview saya dengan Bapak Herry Panca. Masih banyak insights menarik yang akan saya paparkan di post selanjutnya.



#BogorLeisureProject Case No. A1 = DONE!

No comments:

Post a Comment